PADANG, — Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk kembali mengenang perjalanan hidup, akhlak, perjuangan, serta keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.
Dalam momentum penuh makna tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada seluruh jajaran, warga binaan pemasyarakatan, keluarga besar Lapas Perempuan Padang, serta masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1448 Hijriah bertepatan dengan Selasa, 25 Agustus 2026. Tanggal tersebut juga tercatat sebagai hari libur nasional dalam kalender pemerintah Indonesia.
Melalui momentum Maulid Nabi, nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan dapat terus menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik, terutama dalam hal kejujuran, kesabaran, kepedulian terhadap sesama, serta semangat untuk memperbaiki diri.
Bagi lingkungan pemasyarakatan, nilai-nilai tersebut memiliki arti penting. Proses pemasyarakatan pada dasarnya tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan selama warga binaan menjalani masa pidana, tetapi juga bagaimana memberikan kesempatan untuk melakukan perubahan dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke tengah keluarga serta masyarakat.
Lapas Perempuan Kelas IIB Padang sendiri dalam berbagai kegiatannya terus memberikan perhatian terhadap pembinaan warga binaan. Sejumlah program pembinaan keterampilan dan kemandirian juga menjadi bagian dari upaya memberikan bekal positif kepada warga binaan. Pada Agustus 2026, Lapas Perempuan Padang menjadi tempat pelaksanaan kerja sama penguatan pelatihan vokasi dan produktivitas bagi warga binaan.
Kepemimpinan Susi Andriany Pohan juga sebelumnya terlihat dalam berbagai kegiatan pembinaan dan penguatan lingkungan pemasyarakatan. Dalam pemberitaan mengenai pengawasan di Lapas Perempuan Padang, Susi menegaskan pentingnya sinergi dan pengawasan untuk menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap aman serta kondusif.
Momentum Maulid Nabi dapat menjadi pengingat bahwa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik membutuhkan ketekunan, kesabaran dan kemauan untuk terus belajar. Nilai tersebut juga sejalan dengan semangat pembinaan di lingkungan pemasyarakatan, yakni memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai salah satu sumber keteladanan, setiap individu diharapkan mampu meningkatkan kualitas diri, mempererat hubungan antarsesama, serta membangun lingkungan yang lebih harmonis dan penuh kepedulian.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan. Di lingkungan Lapas Perempuan Padang, semangat tersebut dapat menjadi bagian dari proses pembinaan kepribadian, sehingga kegiatan keagamaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Susi Andriany Pohan melalui momentum tersebut menyampaikan harapan agar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dapat membawa keberkahan serta memberikan semangat kepada seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Kelas IIB Padang untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga kebersamaan dan memberikan pembinaan yang humanis.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang kelahiran Rasulullah, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali sejauh mana nilai-nilai keteladanan beliau dapat diterapkan dalam kehidupan.
Semangat untuk berbuat baik, menghargai sesama, menjaga amanah, meningkatkan kepedulian dan terus memperbaiki diri menjadi pesan penting yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriany Pohan, mengucapkan Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1448 Hijriah. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi inspirasi dalam membangun kehidupan yang lebih baik, penuh kedamaian, kepedulian dan keberkahan
Rls
0 Komentar